Selasa, 28 Januari 2014

PERANG SUCI (JIHAD) ADALAH PLAGIASME YUDAISME YANG DISALAH GUNAKAN OLEH MUHAMMAD



Amalek adalah suatu peringatan
Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai." Lalu Saul memanggil rakyat berkumpul dan memeriksa barisan mereka di Telaim: ada dua ratus ribu orang pasukan berjalan kaki dan sepuluh ribu orang Yehuda. Setelah Saul sampai ke kota orang Amalek, disuruhnyalah orang-orang menghadang di lembah. Berkatalah Saul kepada orang Keni: "Berangkatlah, menjauhlah, pergilah dari tengah-tengah orang Amalek, supaya jangan kulenyapkan kamu bersama-sama dengan mereka. Bukankah kamu telah menunjukkan persahabatanmu kepada semua orang Israel, ketika mereka pergi dari Mesir?" Sesudah itu menjauhlah orang Keni dari tengah-tengah orang Amalek. Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir. Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang. (1 Samuel 15:1-8)
Seorang neter bertanya padaku tentang perilaku Allah. Bahwa Yesus adalah jelmaan Allah seharusnya seperti Muslim Allahnya kejam sifatnya tidak brubah. Perlu saya jelaskan dulu latar belakang ayat-ayat diatas dimana pada saat itu kondisi bangsa Israel selalu dihalangi/ditindas/diperangi oleh suatu bangsa yang bernama Amalek (Amalek adalah keturunan Esau).
-          Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim. (Keluaran  17:8)
-          Lalu turunlah orang Amalek dan orang Kanaan yang mendiami pegunungan itu dan menyerang mereka; kemudian orang-orang itu mencerai-beraikan mereka sampai ke Horma. (Bilangan  14:45)
-          Setiap kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang Midian, orang Amalek dan orang-orang dari sebelah timur, lalu maju mendatangi mereka; (Hakim-hakim  6:3)
-          orang Sidon, suku Amalek dan suku Maon yang menindas kamu, ketika kamu berseru kepada-Ku? (Hakim-hakim  10:12)
-          Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit." (Keluaran  17:14)
-          Ia berkata: "Tangan di atas panji-panji TUHAN! TUHAN berperang melawan Amalek turun-temurun." (Keluaran  17:16)
-          Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!" (Ulangan  25:19)

Sejumlah komentator mencatat bahwa bangsa Amalek bukan hanya merampasi atau mempertengkarkan siapa yang empunya wilayah mana; mereka menyerang umat pilihan Allah untuk mempermalukan Allah yang hidup. Ada yang menelusuri permusuhan panjang bangsa Amalek di seluruh Perjanjian Lama, termasuk penjagalan paling kejam atas semuanya ketika Haman menyatakan bahwa seluruh orang Yahudi di seluruh kekaisaran Persia akan dibantai pada suatu hari tertentu (Ester 3:8-11). Banyak yang mengatakan bahwa Haman adalah orang Amalek. Tindakan-tindakannya pada waktu itu memuncakkan kebencian yang mendalam dari bangsa ini terhadap Allah, yang ditujukan pada bangsa yang telah dipilih Allah untuk memberkati seluruh dunia. Sangat jelas bahwa Amalek adalah suatu suku bangsa yang seperti “hama” bagi Israel dimulai dari keluarnya bangsa Israel dari Mesir sampai ketika Israel menempati Tanah Perjanjian di Kanaan, Amalek tak henti-hentinya menyerang dan menindas Israel, sehingga Tuhan murka dan berjanji untuk menghapuskan Amalek dari muka bumi. Ini terjadi hanya bagi bangsa Amalek saja (ada bangsa keni yang bercampur dengan amalek dikecualikan), sebagai peringatan kepada bangsa-bangsa yang lain yang mau coba-coba mengikuti cara Amalek. Hal ini terjadi sampai sekarang Israel yang kecil selalu dibela Tuhan dalam setiap peperangan, walapun seluruh negara arab bersatu Israel selalu menang! Sejarah sudah membuktikan.
Kembali kepada topik! Lantas kenapa Yesus yang notabene adalah jelmaan Allah tetapi penuh kasih sayang ? tidak seperti Allhanya Israel yang kejam yang menumpas Amalek? Hal ini adalah karena janji Allah tentang suatu masa dimana Allah ada di didalam hati/batin  manusia memerintah dengan kasih.
-          Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka. (Yeremia 31:31-34)
-          dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel. (Ibrani  12:24)

Perjanjian baru didalam Yesus memutuskan kutuk Taurat dan kekejamannya sehingga Injil disebut juga KABAR BAIK.. lucunya di buat KABAR BURUK lagi oleh Nabi Muhammad, dengan Syariah yang merupakan Plagisme “Kekejaman Taurat” yang banyak di ubah-ubah dan disalah gunakan!
Pisau itu baik tetapi jika berada di tangan yang salah akan sangat membahayakan
Backraund ajaran terosrisme oleh Muhammad di iilhami oleh Plagisme Yudaisme tentang bangsa kafir diluar Israel, padahal dimasa Israel hanya bangsa Amalek saja yang disuruh tumpas oleh Tuhan (bangsa keni yang bercampur dengan Amalek tidak ditumpas), Islam mengklaim diluar mereka adalah kafir dan harus ditumpas darul harb harus dirubah menjadi darul salam. Dengan inilah Muhammad dipakai oleh Iblis menjadi mesin pembunuh yang efektif dengan embel-embel perintah Tuhan yang langsung masuk surga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar