Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah
diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya;
oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN semesta
alam: Aku akan membalas apa yang
dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek
menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi
pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan
kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki
maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun
domba, unta maupun keledai." Lalu Saul memanggil rakyat berkumpul dan
memeriksa barisan mereka di Telaim: ada dua ratus ribu orang pasukan berjalan
kaki dan sepuluh ribu orang Yehuda. Setelah Saul sampai ke kota orang Amalek,
disuruhnyalah orang-orang menghadang di lembah. Berkatalah Saul kepada orang
Keni: "Berangkatlah, menjauhlah, pergilah dari tengah-tengah orang Amalek,
supaya jangan kulenyapkan kamu bersama-sama dengan mereka. Bukankah kamu telah
menunjukkan persahabatanmu kepada semua orang Israel, ketika mereka pergi dari
Mesir?" Sesudah itu menjauhlah
orang Keni dari tengah-tengah orang Amalek. Lalu Saul memukul kalah orang
Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir. Agag,
raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya
ditumpasnya dengan mata pedang. (1 Samuel 15:1-8)
Seorang neter bertanya padaku tentang
perilaku Allah. Bahwa Yesus adalah jelmaan Allah seharusnya seperti Muslim
Allahnya kejam sifatnya tidak brubah. Perlu saya jelaskan dulu latar belakang
ayat-ayat diatas dimana pada saat itu kondisi bangsa Israel selalu dihalangi/ditindas/diperangi
oleh suatu bangsa yang bernama Amalek (Amalek adalah keturunan Esau).
-
Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di
Rafidim. (Keluaran 17:8)
-
Lalu turunlah orang Amalek dan orang Kanaan yang mendiami pegunungan itu dan
menyerang mereka; kemudian orang-orang itu mencerai-beraikan mereka sampai
ke Horma. (Bilangan 14:45)
-
Setiap
kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang Midian, orang Amalek dan
orang-orang dari sebelah timur, lalu maju mendatangi mereka;
(Hakim-hakim 6:3)
-
orang Sidon, suku Amalek dan suku Maon yang menindas kamu, ketika kamu berseru
kepada-Ku? (Hakim-hakim 10:12)
-
Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada
Musa: "Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda
peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit."
(Keluaran 17:14)
-
Ia berkata: "Tangan di atas
panji-panji TUHAN! TUHAN berperang
melawan Amalek turun-temurun." (Keluaran 17:16)
-
Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah
mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di
negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik
pusaka, maka haruslah engkau
menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!"
(Ulangan 25:19)
Sejumlah
komentator mencatat bahwa bangsa Amalek bukan hanya merampasi atau
mempertengkarkan siapa yang empunya wilayah mana; mereka menyerang umat pilihan
Allah untuk mempermalukan Allah yang hidup. Ada yang menelusuri permusuhan
panjang bangsa Amalek di seluruh Perjanjian Lama, termasuk penjagalan paling
kejam atas semuanya ketika Haman menyatakan bahwa seluruh orang Yahudi di
seluruh kekaisaran Persia akan dibantai pada suatu hari tertentu (Ester
3:8-11). Banyak yang mengatakan bahwa Haman adalah orang Amalek.
Tindakan-tindakannya pada waktu itu memuncakkan kebencian yang mendalam dari
bangsa ini terhadap Allah, yang ditujukan pada bangsa yang telah dipilih Allah
untuk memberkati seluruh dunia. Sangat jelas bahwa Amalek adalah suatu suku
bangsa yang seperti “hama” bagi Israel dimulai dari keluarnya bangsa Israel
dari Mesir sampai ketika Israel menempati Tanah Perjanjian di Kanaan, Amalek
tak henti-hentinya menyerang dan menindas Israel, sehingga Tuhan murka dan
berjanji untuk menghapuskan Amalek dari muka bumi. Ini terjadi hanya bagi bangsa
Amalek saja (ada bangsa keni yang bercampur dengan amalek dikecualikan),
sebagai peringatan kepada bangsa-bangsa yang lain yang mau coba-coba mengikuti
cara Amalek. Hal ini terjadi sampai sekarang Israel yang kecil selalu dibela
Tuhan dalam setiap peperangan, walapun seluruh negara arab bersatu Israel selalu
menang! Sejarah sudah membuktikan.
Kembali
kepada topik! Lantas kenapa Yesus yang notabene adalah jelmaan Allah tetapi
penuh kasih sayang ? tidak seperti Allhanya Israel yang kejam yang menumpas Amalek?
Hal ini adalah karena janji Allah tentang suatu masa dimana Allah ada di
didalam hati/batin manusia memerintah
dengan kasih.
-
Sesungguhnya, akan datang waktunya,
demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum
Israel dan kaum Yehuda, bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan
nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka
keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku
menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN. Tetapi
beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,
demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan
menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka
akan menjadi umat-Ku. Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau
mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua,
besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni
kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka. (Yeremia 31:31-34)
-
dan kepada Yesus, Pengantara
perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari
pada darah Habel. (Ibrani 12:24)
Perjanjian
baru didalam Yesus memutuskan kutuk Taurat dan kekejamannya sehingga Injil
disebut juga KABAR BAIK.. lucunya di
buat KABAR BURUK lagi oleh Nabi Muhammad, dengan Syariah yang merupakan
Plagisme “Kekejaman Taurat” yang banyak di ubah-ubah dan disalah gunakan!
Pisau itu baik tetapi jika berada di
tangan yang salah akan sangat membahayakan
Backraund
ajaran terosrisme oleh Muhammad di iilhami oleh Plagisme Yudaisme tentang
bangsa kafir diluar Israel, padahal dimasa Israel hanya bangsa Amalek saja yang
disuruh tumpas oleh Tuhan (bangsa keni yang bercampur dengan Amalek tidak
ditumpas), Islam mengklaim diluar mereka adalah kafir dan harus ditumpas darul
harb harus dirubah menjadi darul salam. Dengan inilah Muhammad dipakai oleh
Iblis menjadi mesin pembunuh yang efektif dengan embel-embel perintah Tuhan
yang langsung masuk surga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar