"Apakah kamu masih
mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal SEGOLONGAN
DARI MEREKA mendengar Firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka
memahaminya, sedang mereka mengetahui."(Qs 2:75)
Ayat ini tidak
mengatakan bahwa semua orang yang membaca dan memiliki Alkitab mengubah
kitab-kitab mereka. Dikatakan dengan jelas bahwa hanya segolongan saja orang yang mengubahnya. Dalam hal ini, kita
sama-sama tahu bahwa tentu saja ada aliran sesat di dalam setiap agama, baik
apakah itu agama Yahudi, Kristiani, maupun mereka yang mengaku Islam itu
sendiri Mereka inilah yang dimaksud oleh ayat ini, yakni bahwa ada segolongan
orang yang mengubah kitab suci mereka. Mereka ini adalah orang-orang sesat.
Sementara mereka yang tetap mempertahankan keaslian Kitab Suci mereka adalah
tentu masih sangat banyak. Sebab takkan mungkin Allah membiarkan kalimat-kalimat
-Nya untuk bisa dirubah atau dipalsukan oleh manusia (Qs
6:34,115).
Jika muslim
tetap ngotot bahwa Alkitab telah dirubah mereka tidak bisa menunjukan bukti.
Apa bukti bahwa Alkitab telah dipalsukan? Kapankah dipalsukannya? Sebelum, pada
saat, atau setelah Muhammad wafat? Siapakah yang memalsukannya? Orang2 Yahudi,
orang2 Kristen, atau mereka berdua bersama-sama melakukannya? Ayat2 mana yang
telah dipalsukan? Bagaimana cara Alkitab dipalsukan? Ingat Alkitab abad pertama
sudah disebarkan ke sulurah dunia dan diterjemhkan ke hampir seluruh bahasa di
seluruh dunia, Apakah Alkitab2 di seluruh dunia itu ditarik/ dikumpulkan lalu dan dipalsukan semuanya?
Saya mendapati
alasan yang mengatakan bahwa Alkitab itu dirubah sebenarnya hanyalah masalah
bahasa dan penerjemahan, kita ketahui bahwa bahasa adalah bagian dari budaya
dan budaya itu selalu berkembang sehingga bahasa pun mengalami perkembangan
contoh sederhana bahasa indonesia yang sekarang adalah : bahasa indonesia yang baik dan yang disempurnakan, tentu akan
terdapat perbedaan Alkitab yang dicetak pertama ketika bahasa Indonesia belum
disempurnakan. Hal yang digeneralasisi pun terjadi, misalnya seorang berkata
coba kamu lihat Alkitab tahun 80an dengan yang sekarang itu berbeda! Seolah-olah
Alkitab itu hanya di bangsa Indonesia saja, saya tanya balik apakah seluruh Alkitab
di dunia di tahun 80 mengalami perubahan bahasa yang sama dengan yang sekarang?
Tentu tidak, karena setiap bangsa memiliki perbedaan waktu perkembangan
bahasanya, atau bisa saja ada bangsa yang tidak mengalami perkembangan
bahasanya atau mungkin ada bangsa yang lain memiliki waktu perkembangan bahasa yang
lebih banyak peridoe perkembangannya.
Contoh simple
nya aja tentang teks proklamasi yang
diltulis apakah sama dengan yang sekarang? Tentu tidak dulunya masi menggunakan
ejaan doeloe, apakah dengan perbedaan itu teks proklamsi telah dirubah? tentu
tidak khan isinya masih sama saja, maksudnya juga masi sama. Itulah juga yang
terjadi pada Alkitab. Rujukan teks yang asli dalam bahasa Yunani dan Ubrani
tetap menjadi acuan segala bangsa untuk menerjemahkan ke bahasa mereka masing2
dan itu tetap terpelihara.
Hal-hal lain
yang menjadi alasan bahwa Alkitab katanya telah dirubah hanyalah :
-
Salah
memamhai cara kerja Tuhan dalam sejarah manusia
-
Salah
memahami konteks sejarah atau salah memahami maksud penulis
-
Salah
memahami isi cerita
-
Salah
memahami maksud tulisan dan penulis
-
Kesalahan
penulis ulang berkenaan dengan nama dan bilangan
-
Tidak
membaca teks secara keseluruhan
-
Salah
mengutip ayat
-
Salah
mengartikan ayat atau ayat dicocokan degan pertimbangan sempit
-
Salah
memahami penggunaan bahasa Ibrani
-
Salah
memahami konteks historis
-
Terlalu
mengartikan ayat secara hurufiah
-
Salah
faham pemakaian bahasa Yunani atau ayat dipahami secara sempit
-
Salah
merujuk cerita satu dengan yang lain.
Untuk
selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga. (Mazmur 119:89)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar