Jumat, 31 Januari 2014

MEMAHAMI TUHAN

Seperti “Perikuk” tidak bisa menilai “Tukang periuk”  demikianlah Ciptaan tidak bisa menilai Pencipta (Yesaya  29:16)
Ket : Pencipta = Tuhan, Ciptaan=Manusia dll
Kenapa Cipataan tidak bisa menilai Pencipta?
1.      Pencipta tidak terbatas ciptaan * terbatas
*= Otak ciptaan sangat terbatas
2.      Pencipta Maha Kuasa ciptaan tidak maha kuasa
3.      Pencipta Maha Hadir ciptaan tidak maha hadir
4.      Pencipta Maha Suci ciptaan tidak suci
5.      Pencipta Maha Kasih ciptaan tidak maha kasih
6.      Pencipta berdaulat ciptaan tidak berdaulat
7.      Pencipata Maha adil ciptaan tidak bisa adil
8.      Pencipta maha baik ciptaan tidak maha baik
9.      Dst
Apa yang dilakukan manusia tidak bisa disamakan dengan Tuhan seperti :
1.      Tuhan hadir
Kalau manusia berpindah dari temnpat A ke tempat B, maka manusia itu tidak ada ditempat A, namun berada ditempat B, tetapi jika Tuhan berpindah dari tempat A ke tempat B, maka Tuhan akan  berda ditempat B juga tetap berada di tempat A, Contohnya : Surga tidak kosong kalau Tuhan turun ke bumi.
2.      Tuhan marah
Kalau Tuhan marah beda dengan manusia marah, marah-Nya Tuhan disebut murka
3.      Hari Tuhan
Satu hari bagi manusia adalah 24 Jam, Tetapi bagi Tuhan 1 Hari = 1000 Tahun = 365x24x1000 = 8.760.000 Jam (II Petrus 3:8, QS. 22 Al Hajj - haji- 47)
4.      Kasih Tuhan
Kasih manusia kadang lewat mulut saja, tetapi kasih Tuhan selalu dipraktekan (Yohanes 3:16)
5.      Keadilan Tuhan
Keadilan Tuhan adalah setiap pelanggaran manusia baik dalam pikiran, perasaan dan tindakan harus dihukum Mati/Maut/Neraka (Roma 6:23a, Roma 5:25)
Tetapi karena Tuhan juga Maha Kasih maka hukuman dosa itu ditanggungnya (Imamat 4:20, 5:13,18, 19:22,  Matius 26:28, Lukas 24:47, Kisah 10:43, 13:38, 26:18,Efesus 1:7, Kolose 1;17, Ibrani 10:18)
Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia untuk menunjukan bahwa Tuhan itu Maha Adil sekaligus Maha kasih. Injil= kabar baik yaitu kabar tentang keselamatan lewat penebusan Kristus
6.      Hubungan dengan Tuhan
Manusia karena kerterbatasannya menilai Tuhan itu pasti jauh dan tidak mempedulikannya. Padahal dalam hubungan Allah ingin sedekat mungkin dengan manusia, untuk itulah Ia menjelma jadi manusia biasa agar bisa berkomunikasi dengan leluasa dan memberitakan kerajaan-Nya (Matius 4:23, Markus 4:26)
7.      Surga dan Neraka
Bagi sebagian manusia Surga dan Neraka adalah Isapan Jempol karena tidak pernah bisa dibuktikan (walapun banyak orang kristen yang pernah mati bahkan ada sudah di formalin selama 3 hari memberi kesaksian)
Tuhan mempunyai dua tempat Isa, pertama tempat hukuman yang disebut Neraka untuk Iblis dan pengikut2 nya, dan kedua Surga untuk manusia yang percaya kepada-Nya (Yohanes 3:16, Markus 16:16).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar